Senin, 20 Januari 2020

26 september 2019

aku ngak tau ini perasaan apa, aku hanya ingin menulis tentang dia. Dia yg selalu meyakinkan aku disetiap kali aku tidak pernah yakin dengan pilihanku. aku tau aku salah selalu menghindarinya dengan alasan  karena aku tidak ingin mempunyai hubungan dengannya tetapi siapa sangka sekarang aku malah menjadi pacarnya benteng pertahanan yg selalu aku bangun untuk selalu menjauhi lelaki runtuh begitu saja, aku juga ngak tau kenapa jalan pikiranku jadi gini dengan mudahnya menerima dia. 26 september 2019 awal mulanya dia bilang "kamu mau jadi pacar aku?" dan aku mengiyakan apa yg dia tanya, sontak dia bertanya apa alasanmu bisa menrima aku? jujur saja aku ngak bisa jawab, tetapi aku meyakinkan dia jika aku menyanyanginya tanpa alasan karena menurutku jika kita mencintai seseorang kita tidak perlu memiliki alasan kenapa kita mencintai org tersebut. Hari pun silih berganti ngak terasa ini udah mendekati bulan ke 5,  siapa sangka bisa bertahan sejauh ini. banyak hal yg telah dilewati dari dan silih paham selalu terjadi, sekarang aku mengerti kenapa permasahan selalu terjadi diantara kita karena kurangnya komunikasi. komuikasi yg kurang membuat persaan menjadi kahwatir akan apa yg telah terjadi dan bahkan bisa memperumit keadaan. selama menjalin hubungan ketika kita sedang berantem, aku adalah orang yg selalu ingin mundur dlam hubungan karena aku berfikir dengan mengakhiri suatu hubungan mungkin masalah bisa terselesaikan tetapi aku salah kau adalah orang yg selalu mengingatkan aku tentang arti sebuah komitmen. ini adalah pertama kalinya aku membangun sebuah hubungan dengan komitmen.